Jumat, 11 Desember 2009

Dumblek


Hahay… Jumpa lagi nie,,,,,,,, (hehehe… dikit lebhay ga pa2 yah!!! :wink: ). Pada kesempatan kali ini saya akan coba berbagi sedikit informasi masih mengenai Wisata Kuliner tapi kali ini topiknya jajanan pasar, eits… jangan salah loh jajanan pasar yang satu ini amat digemari warga Nganjuk terutama yang tinggal di kecamatan Rejoso, kenapa??? karena jajanan ini hanya bisa dijumpai pada saat pasaran kliwon saja dan hanya bisa ditemukan di pasar Rejoso saja (Ditempat lain ada tapi sulit ditemui) jadi kalau mau menikmati legitnya jajanan yang satu ini harus nunggu saat pasaran kliwon jadi seminggu hanya 1 atau 2 kali saja anda bisa menemui pasaran kliwon dan jangan lupa datangnya harus pagi2 biar ga kehabisan… ^_^

Dumblek… yah kira2 seperti itulah orang-orang disana menyebutnya, terbuat dari tepung beras dan gula jawa dan dibungkus dengan pelepah pohon pinang, ada 2 warna yakni cokelat dan putih, untuk ukuran kecil bisa dibeli dengan harga Rp.1500 ajah dan untuk ukuran sedang biasanya dibanderol dengan harga Rp.3000 – Rp.4000 per bijinya. 8)

Kalau masalah rasa jangan ditanya deh, rasa-rasanya belum afdol kalau datang ke Nganjuk tapi belum nyoba jajanan yang satu ini, manis dan legit kira-kira seperti itulah bayangan rasanya (coba dibayanin aja sendiri yah gimana rasanya… :lol: )

Nah… dari pada penasaran kapan-kapan kalau datang ke kota Nganjuk jangan lupa nyobain jajanan khas yang satu ini dijamin ketagihan deh, hehehe… met membayangkan ajah deh asal jangan sampai ngiler ajah, kan ga lucu… :)

Soto Daging Bu Marji - Berbek


Masakan kali ini yang cukup mampu menggugah selera orang yang doyan makan untuk orang Nganjuk adalah soto daging. Masakan berkuah ini takbanyak ditemukan di Kabupaten Nganjuk. Meski sebenarnya makanan ini bukan hal yang baru di lidah penyuka makanan. Irisan daging sapi, menjadi ciri utama dari soto ini. Apalagi dengan nasi sebagai pelengkap, membuat penikmat masakan berkuah ini akan mejadi kenyang dibuatnya. Tak heran, bila soto daging juga bisa dihidangkan sebagai makanan utama tanpa mengenal waktu. Bisa untuk sarapan, untuk makan siang atau sebagai santapan di malam yang dingin.

Apalagi bila ditambah dengan kecap manis dan ditemani dengan gurihnya kerupuk. Nyam..Nyam…Nyam… Kriuk…Kriuuk…. Sangat lezat. Dan sangat nikmat. Bila ingin pedas, bisa ditambah dengan sambal kemiri yang akan membuat lidah kita menari-nari. Tak perlu jauh-jauh. Masakan Soto daging bisa ditemukan di beberapa sudut Kabupaten Nganjuk. Tapi yang paling ramai dikunjungi oleh sang pemburu kuliner, adalah di Dusun Pogalan, Desa Sendangbumen, Brebek.


Di Depot “Berkah” milik Bu Marji ini, soto daging menjadi menu kesukaan dari banyaknya pengunjung yang setiap hari menghampiri depotnya. Padahal, selain soto daging ia juga menghidangkan bakso dan basko kikil. Lezatnya soto daging buatan Bu Marji, memang sudah populer di lidah pelanggannya. Bahkan terasa lebih nikmat dibanding dengan masakan serupa yang ada di “negeri jiran”. Jadi jika Anda bosan dengan masakan rumahan, atau Anda adalah penyuka masakan berkuah, maka santaplah hidangan yang lezat seperti soto daging. Soto daging buatan Kabupaten Nganjuk, tentunya

Rabu, 02 Desember 2009

Dibalik Mitos Air Terjun Sedudo Nganjuk



AWET MUDA : Diyakini, jika memakai airterjun Sedudo untuk mandi, maka akan berkhasiatsebagai obat awet muda.

Dibalik Mitos Air Terjun Sedudo Nganjuk
Kaya rempah-rempah, Bisa jadi Obat Awet Muda

Banyak yang menyakini jika air terjun Sedudo mampumembuat awet muda siapa saja yang mandi disana. Ada apa dibalik mitos itu?

Jika kita mendengar wisata air terjun Sedudo yangterletak di Desa Ngliman Kec Sawahan, akan selalumuncul dibenak kita jika air terjun ini mempunyaibanyak khasiat, salah satunya adalah menjadi obat awetmuda. Hal ini banyak diyakini masyarakat sekitar, jugamasyarakat diluar Nganjuk. Terbukti jika wisata airterjun ini tak pernah sepi dari pengunjung. Baik yanghanya sekedar ingin menikmati pemandangannnya yangindah, ataumemang sengaja ingin membuktikan mitos yangbanyak berkembang itu.Namun tak banyak yang tahu apa yang menyebabkan airterjun yang berada di Kab Nganjuk bagian selatan itumempunyai mitos seperti ini. Kalangan sejarah menilai,mitos ini berdasar atas sejarah terbentuknya airterjun itu dan kajian ilmiah.Harimintadji, salah satu tokoh sejarah di Nganjukmengungkapkan ada sejarah dan perkiraan secara ilmiahtentang mitos itu. Dari tinjauan sejarah, saat itu airterjun Sedudo dibuat oleh salah satu tokoh wargasekitar bernama Sanak Pogalan. Ia merupakan petanitebu yang harus menelan kecewa dari peenguasa jamanitu. Karena kekecewaannya inilah, ia kemudian menjadipertama disekitar sumber air terjun Sedudo. Dalamtapanya, ia berniat untuk menenggelamkan Kota Nganjuk dengan membuat sumber air yang sangat besar.
’’Dia bersumpah untuk menggelamkan desanya itu. Dandibuatlah sumber air yang sangat besar,’’ tuturHarmintadji, yang pernah menjabat sebagai Wedoro KabNganjuk itu.Karena kesucian Sanak Pogalan inilah, sebagian wargameyakini jika sumber air terjun Sedudo, mengandungbeberapa khasiat, salah satunya menjadi obat awet muda.
’’Menurut sejarhnya begitu,’’ tambahHarmintadji. Selain tentang sejarah, ia juga menduga jika secarailmiah khasiat obat awet muda dari air terjun Sedudoini bisa diraba. Menurutnya, pada jaman kerajan dulu, ada tokoh bernama Resi Curigonoto yang sengaja mengasingkan diri di atas lokasi air terjun.
Dalam pengasingannya itu, Resi Curigonoto berniat untuk menjadikan hutan itu sebagai kebun rempah-rempah. Karena menganggap jika tanah hutan, bisa menjadi mediayang sangat bagus untuk mengembangkan rempah-rempahyang saat itu menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Resi Curigonoto lantas meminta Raja Kerajaan Kediri untukmengirim rempah-rempah ke tempat pengasingannya itu. Namun, tak begitu jauh dari tujuannya, tiba-tibagerobak-gerobak yang mengangkut rempah-renpah iiterguling diantara sumber air terjun Sedudo. ’’Lalurempah-rempah ini tumbuh subur hingga memenuhi hutanyang menjadi tempat sumber air terjun Sedudo,’’tambahnya.Sehingga, lanjut pria yang menjadi pegawai negerisipil (PNS) sejak tahun 1964 itu, air yang mengalir keair terjun Sedudo banyak mengandung rempah-rempah itu.’’Secara otomatis, rempah-rempah ini mampu menjadiobat yang multi khasiat, salah satunya adalah memmbuatwajah tampak bersih. Sehingga kelihatan awet muda,’’katanya.Mitos ini juga sdijunjung tinggi oleh Pemkab Nganjuksendiri. Buktinya, setiap bulan Syuro, Pemkab Nganjukmenggelar ritual ‘Siraman’. Dimana akan banyakmasyarakat Nganjuk yang mandi bersama di lokasi wisataair terjun ini. ’’Memang budaya siraman ini menjadi agenda tahunanPemkab Nganjuk. Selain untuk menarik wisatawan, jugauntuk melestarikan budaya yang sudah ada ratusan tahunsilam itu,’’ kata Ujang Zalkadri , Ka Sub Din Obyekdan Daya Tarik Wisata Disparbuda Nganjuk.
Griyaku © 2008 Template by:
SkinCorner